Jumat, 30 November 2012

welcome, duapuluh!

Selasa, 27 November 2012
tengah hari buta ketika tersentak dari tidur dan tidak bisa tidur lagi.
cuma mau nulis sedikit cerita, 3 hari yang lalu 27 november 2012 aku genap berumur 20 tahun.
kata orang, setiap umur yang berakhiran 0 berarti mempunyai tahapan hidup baru.
dimana umur 20 tidaklah lagi remaja, tetapi memasuki tahap dewasa untuk memikirkan hidup selanjutnya (asik. dalem)
daan disinilah aku berdoa yang gak muluk-muluk tapi klasik seperti doa kebanyakan. doa untuk kebaikan aku sendiri, semoga semakin dewasa, bisa ngambil keputusan secara tepat, rajin sholat dan gak tinggal sih yang ini: punya pacar. ehm. maklum aja target aku nikah kan umur 25 tahun. HAHA *kayang

ucapan selamat ulang tahun silih berganti berdatangan, baik itu via telfon, bbm, sms, twitter, facebook  dan ucapan langsung. yang paling ngeharuin sih telfon dari uda yang conference sama uni ridha. mereka berdua nyanyiin selamat ulang tahun, uda gitaran uninya yang nyanyi. ya ampun. speechless. paginya dapet ucapan selamat ulang tahun dari papa dan mama, siangnya dari temen-temen dikampus. Oh iya , ada voicenote juga dari mayang yang nyanyiin selamat ulang tahun. gomawo mayang :'). daaan malemnyaa dapet supriese dari geng super duper rusuh yang pernah ada dalam hidup aku. buat jebakan dengan alasan aku asistensi laporan. ternyata nggak -..- alhasil begitulah, waktu mau pulang mereka datang bawain kue tart warna ungu :3 dan gak lupa telornya. seperti biasa, acara lempar telor selalu berujung dengan kerusuhan. celemokin muka dengan krim kue dan nyiram-nyiram pake air sumur. rusuh semua rusuh tapi selalu ada tawa disana :")

yah, begitulah ceritanya. hari pertama genap berumur 20 tahun ditutup dengan kebahagiaan dan tawa. amiin untuk semua doa dan terimakasih untuk semua yang udah ingat, untuk yang ngucapin, untuk telfonnya, untuk smsnya, untuk voicenotenya, untuk mentionnya, untuk wallnya, untuk bbmnya. 
terimakasih umur belasanku. umur muda belia. umur yang kata orang penuh kegalauan. tapi dengan kegalauan itulah membuat kita berkaca untuk menjadi dewasa.
terimakasih untuk cerita di umur belasan. cerita anak ingusan tapi selalu ada kenangan yang tidak terlupakan. terimakasih untuk semua tangis dan tawa diumur belasan, karena dari sanalah kita bisa beranjak seperti saat ini.










Selasa, 30 Oktober 2012

kalau boleh

kalau boleh..
pengen kecil lagi saja. ketika semua masih lengkap.
masih ada uda
masih ada papa mama adek.
masih dengan perasaan gembira setiap kali jemput uda ke airport
masih bisa main-main sama adek.

kalau boleh..

Kamis, 06 September 2012

tahu diri



Hai, selamat bertemu lagi..
Aku sudah lama menghindarimu
Sialkulah kau di sini
Sungguh tak mudah bagiku
Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak bediri di depanmu kini
Sakitnya menusuk jantung ini
Melawan cinta yang ada di hati

Dan..upayaku tahu diri..
Tak slamanya berhasil
Pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bersama
Pergilah,menghilang sajalah lagi


Maudy Ayunda - Tahu Diri
OST. Perahu Kertas

Senin, 27 Agustus 2012

jeda sesaat

ternyata jeda sesaat setelah keramaian berlalu itu sangat menyakitkan.

Selasa, 07 Agustus 2012

BAKTI 2012

buat postingin ini mau gak mau jadi senyum senyum sndiri ngingetnya. gimana nggak. 3 hari yang luar biasa! amazing! cool! gak nyangka bakalan jadi seexcited ini. panitia bakti 2012 divisi komisi disiplin. uwooo. 
jadi ceritanya seluruh tatib pab 2012 ini ngumpul jadi satu tatib pab teknik 2012. kebayang kan gimana ramenya? ngumpul dari semua jurusan, iya sih kebanyakan cowok tapi ceweknya rame juga kok. pertama kali TM iya sih agak canggung gtu karena gak kenal. eh lama kelamaan keliatan gilanya semuanya .__. yang jelas tatib lagi eksekusi seratur persen beda banget dengan kesehariannya. hahaha
baktinya ada 3 hari. hari pertama dsuruh ngumpul jam 6 pagi. terpaksa berangkat dari rumah nebeng ica jam setengah 6 kurang seperempat. eh ternyata jam 6 aja adek2 2012 udah ada yang dateng. terpaksa lagi mulai marah2innya dipercepat. alhasil mulai setengah 7 selesai jam 8 krg 5. lengkap dengan teriak-teriaknya. yang super seru itu bakti jurusan hari ke3. adek2 itu dikumpulin di bundaran teknik. semua tatib all out. gimana nggak, kita udah dirumah sndiri, gak bakal ada yang ngeliatin, ngawasin. jadinya alhasil semua tenaga dikerahkan pada hari itu. kata anak acara sih kayak orang kesurupan ._____. suasana semakin memanas walaupun hari hujan. semakin bagus kalo hujan , terasa horrornya kan, yaa walaupun tatib basah semua. selagi eksekusi kita mendoktrin maba dengan segala macam doktrinan para sesepuh kami terdahulu. selesai eksekusi evaluasi, kesimpulan dari semuanya.
asik laaah pokoknya. luar biasa rasanya. pengalaman gak terlupakan. ketemu teman2 seteknik yang bahkan sbelumnya gak pernah ketemu walopun sefakultas. terasa bener kebersamaannya, padahal cuma 3 hari bareng-bareng. oh iya hari terakhir bakti panitia buka bersama, tapi aku gak dateng waktu itu :( nyesel sumpah aseli huhu. tapi at least, gak rugi ikutan! :D

Rabu, 07 Maret 2012

trying to forgive

udah jam 12 malam lewat 10 menit. sebenarnya besok pagi UTS ALban, tapi seperti biasa aku gak mood belajar. ujung-ujungnya baca novel. dan ternyata salah sekali aku memilih buat baca novel malam ini karena cerita novelnya so sweet banget dan sangat rugi jika terputus di tengah jalan. alhasil aku lebih memilih membaca novel dibanding slide .__.

setelah selesai baca novelnya aku lebih memantapkan diri, mutusin untuk berhenti berlari, berhenti bersembunyi. berhenti sembunyi dari ini semua, berhenti ketakutan dan berhenti berlari. karena dengan kita berlari dan bersembunyi bukan berarti kita bisa mengatasinya, kita hanya berlari berusaha menghindar tapi ada inisiatif menyelesaikannya. masalah itu tetap ada bercokol disana, tetap menggumpal bahkan lama kelamaan semakin membesar dan membusuk, semakin bercokol disana. jika aku terus berlari siapa yang akan menghapusnya?

memang sakit menghadapinya lagi, perlu muka untuk menghadapinya. tapi ketahuilah bahwa kita bukan pencundang jika melakukannya. bahkan kita pahlawan berjiwa besar karena bisa menerima kekalahan dengan hati terbuka karena butuh keberaniannya untuk melakukannya. 

memaafkan. ya itu satu-satunya cara untuk bisa kembali berdamai dengan hati. hati dan otak tidak pernah bisa sinkron, tidak pernah bisa selaras, tidak pernah bisa bersatu. pasti selalu ada yang kalah dan menang. banyak orang yang lebih memilih hati dibandingkan otak. aku salah satunya. dan inilah yang aku dapatkan. kecewa luar biasa. kehilangan yang sungguh menyakitkan. rasa sakit yang menggumpal menjadi trauma berkepanjangan. bukan lebay, tapi memang begitulah keadaannya. terlalu takut untuk memulai kembali, menghadapi bahkan sekedar melihatnya. bukan salah siapa-siapa dan apa-apa. tapi memang begitulah jalannya, itulah takdirnya.

sempat berpikir untuk terus sembunyi, terus menciptakan suatu yang baru, menipu diri sendiri kalau semua bakalan baik-baik aja kok. toh sebelumnya juga kayak gitu kan? semua bakalan kembali normal dengan cara aku yang kayak begini. tapi ternyata salah. salah besar. hal itu bukan hilang, tapi kita berusaha menutup-nutupinya dengan berbagai macam cara. menciptakan cerita bohong dengan tujuan itu bakalan hilang. tapi trnyata nggak. itu tetap ada seberapapun jauh kita berlari, menyembunyikannya. karena yang kita lakukan bukan menyelesaikannya, tapi menutupinya. bahkan dengan cara seperti ini serasa dihantui, dibayang-bayangi oleh ketakutan yang tidak jelas. 

terlalu lama menutupi, berlari, ternyata capek juga. seperti membawa beban berat dipundak. serius. hidup penuh dengan bayang-bayang itu tidak enak. karena itu aku sadar, belajar memaafkan, perlahan-lahan. kebaikan pasti insyaallah akan menang. berdamai dengan keadaan, berdamai dengan suasana dan yang lebih penting berdamai dengan hati dan perasaan sendiri. semoga aku bisa, aku harus bisa :")